Rabu, 07 Februari 2018

Teks ulasan novel surat kecil untuk ayah

IDENTITAS BUKU
Judul                      : Surat Kecil Untuk Ayah
Penulis                           : Boy Chandra
Penerbit                          : PT.Bukune Kreatif Cipta
Kota tempat terbit          : Jln. Haji Montong No.57 Jakarta Selatan 12630
Tahun terbit                    : 2016
Tebal halaman                : viii + 188 halaman

Surat Kecil Untuk Ayah


{ORIENTASI}        
        Surat kecil untuk ayah adalah salah satu novel karya Boy Chandra. Novel ini menceritakan tentang para ayah yang selalu menyisihkan waktu, bekerja keras seolah tanpa batas, dan dipenuhi cinta untuk keluarga. Namun, ayah juga tetap manusia yang punya ceritanya sendiri. Di dalam novel ini tokoh utamanya diperankan oleh tokoh “Aku”. 

{TAFSIRAN}
          Pada bab pertama buku ini, Boy Chandra menceritakan sosok lelaki yang dekat dalam hidupnya. Lelaki yang memberikan kasih tak terkira. Lelaki yang selalu menghadirkan senyuman di pagi buta. Juga selalu menenangkan saat larut malam bercerita. Ia akan selalu siap sedia untuk segala tangis dan luka yang mendera. Menghadiahi bahagia dalam perjalanan waktu sepanjang usia. Ayah tak pernah lelah untuk membuat seorang anak merasa nyaman. Ia berusaha memenuhi segala hal yang dibutuhkan keluarganya. Namun ia tak mengenal siapa ayahnya.

          Cerita ini diakhiri saat saudara tiri memintanya datang ke Jakarta. Kakak tiri mengantarnya dengan mobil. Bukan menuju sebuah rumah tapi malah ke toko bunga. Saat itu dia berpikir bahwa ini semua hanyalah kejutan. Namun, matanya lantar bersimbah air ketika kakak tiri mengantarnya ke depan pintu gerbang  besar sebuah pemakaman. Ia pun turun dengan langkah gontai. Genggaman tangan yang memegang bunga lantas lunglai. Bunga itu jatuh bersama lelehan kristal dari pelupuk mata. Kini ayah yang ia miliki telah tiada. Dia hanya bisa mendoakannya dalam setiap sujudnya pada Tuhan.

{ANALISIS}
          
Tema               : Cinta dan kasih sayang kepada ayah
Latar                : Rumah, Sekolah, Restoran, Kantor, Pantai
Alur                 : Maju
Tokoh              : Shifa, Adly Abdillah, Rahmat, Maryam, Risa, Lia, Najwa, David, Agung.
Perwatakan     : Shifa orang yang polos, lucu, baik.
Adly orang yang baik, plin-plan, sulit menentukan keputusan, egois
Rahmat orang yang baik, ramah, dan bijakana.
Maryam orang baik, perhatian, bijaksana, sabar.
Risa orang yang egois, suka memaksakan kehendak.
Lia orang yang baik dan sayang kepada shifa.
Najwa orang yang ketus dan suka memojokkan shifa.
David orang yang jahat dan gila uang.
Agung orang yang baik dan memiliki firasat kuat.


{EVALUASI}
Kelebihan  dan kekurangan 
      #Kelebihan :
  1.   kelebihan dari novel ini adalah dapat membuat pembaca terhanyut dalam kisah yang diceritakan didalam novel ini 
  2. Novel ini juga melampirkan beberapa perjangan anak,Ibu dalam kehidupan nyata.                                      #Kekurangan
Kekurangnnya, Dalam novel ini masih ada penulisan yang salah dan juga ada penulisan yang kurang menarik dan sulit di mengerti.  







1 komentar: